Persiram Tidak Memiliki Stadion Yang Memenuhi Syarat

Persiram Tidak Memiliki Stadion Yang Memenuhi Syarat

Persiram Tidak Memiliki Stadion Yang Memenuhi Syarat

Persiram Raja Ampat sepertinya akan menjadi tim musafir pada Liga Super Indonesia musim depan. Tim asal Papua ini memang memiliki kendala tidak memiliki stadion yang layak dan memenuhi syarat untuk menggelar laga di ajang Liga Super Indonesia. Stadion homebase mereka saat ini, Stadion Wombik masih memiliki kekurangan yaitu minimnya fasilitas lampu stadion. Pihak PSSI sebagai regulator liga sudah memberi syarat bagi setluruh klub untuk memiliki stadion yang memenuhi syarat untuk menggelar laga kandang dan akan melakukan verifikasi yang sejauh ini sudah berjalan. Verifikasi sendiri akan berakhir pada tanggal 5 Desember mendatang dan sampai saat ini, Persiram raja Ampat belum mengajukan stadion alternatif yang akan menjadi homebase mereka di musim depan.

Henry Wairara, Manajer Persiram Raja Ampat dalam sebuah kesempatan mengatakan daripada timnya gagal tampil di Liga Super Indonesia karena Stadion Wombik mereka masih terkendala penerangan yang bisa membuat mereka gagal lolos verifikasi, pihak manajemen menurutnya memiliki rencana untuk memindahkan homebase mereka ke Yogyakarta. Persiram sendiri sebenarnya akan memiliki stadion yang lebih layak karena pihak pemerintah daerah saat ini sedang membangun stadion baru yang berlokasi di Waisai. Pengerjaan pembangunan stadion Waisai sudah dimulai sejak awal tahun ini tapi baru akan rampung pada tahun 2015 jika sesuai rencana. Persiram baru bisa menggunakan stadion baru mereka pada Liga Super Indonesia musim 2014/15 dengan syarat mereka tetap bisa bertahan dan lolos dari jeratan degradasi.

Di Yogyakarta, Persiram Raja Ampat memiliki dua opsi stadion yang bisa mereka gunakan untuk rumah mereka musim depan. Dua stadion tersebut saat ini dipakai oleh dua tim yang berlaga di ajang Divisi Utama. Kedu astadion tersebut adalah Stadion Maguwoharjo yang terletak di Kabupaten Sleman. Stadion yang memiliki desain seperti Stadion Lebak Bulus dengan kualitas rumput sangat baik ini menjadi homebase PSS Sleman. Satu stadion lagi adalah Stadion Mandala Krida milik PSIM Yogyakarta.

Persiram sendiri bukan tanpa alasan memilih Yogyakarta sebagai calon lokasi rumah sementara mereka. Yogyakarta dipilih oleh manajemen karena akan memberikan banyak keuntungan, slaah satunya adalah adanya akses dan fasilitas yang memadai. Alasdan lain adalah banyaknya warga Papua yang sedang mendalami ilmu di Yogyakarta yang memang terkenal sebagai Kota Pelajar. Ini membuat Persiram yakin jika menggelar laga kandang di Yogyakarta, akan banyak warga Papua yang datang mendukung mereka di Stadion. Persiram Raja Ampat berhak tampil di Liga Super Indonesia setelah di musim lalu mereka finish di posisi delapan. Persiram menjadi salah satu wakil Papua di Liga Super Indonesia musim depan selain Persipura, Persidafon dan Perseru.