Olivier Giroud Terima Di Bangku Cadangkan Wenger

Olivier Giroud

Olivier Giroud Terima Di Bangku Cadangkan Wenger

Penyerang Arsenal Olivier Giroud mengaku siap untuk menerima keputusan dari sang pelatih. Setelah melewati hampir setengah perjalanan di musim ini, Arsene Wenger mulai melakukan kebijakan rotasi pemain agar menjaga kestabilitasan di tim asuhannya. Walaupun hal itu tidak mudah bagi Giroud untuk menyaksikan rekan-rekannya bertanding dari bangku cadangan, namun ia mengaku butuh waktu untuk beristirahat dari satu pertandingan ke laga lainnya. Penyerang internasional Prancis kembali memperkuat Arsenal di lini depan saat timnya ditahan imbang oleh Everton dengan skor 1-1 pada hari Minggu lalu, dan pada laga sebelumnya ia sempat diistirahatkan sang pelatih saat mengalahkan Hull City, di mana Nicklas Bendtner mampu mencetak gol pertamanya bagi Arsenal sejak Maret 2011.

Giroud yang berpeluang untuk menorehkan tiga poin bagi rekan-rekannya di pertandingan terakhir saat melawan The Toffees kandas, setelah tendangan keras dari luar kotak penalti hanya mengenai mistar gawang di penghujung pertandingan dan hal ini menurutnya wajar bila Arsenal wajib melakukan rotasi demi sebuah kompetisi panjang di Liga Premier dan juga Liga Champions. “Tentu hal ini sangat aneh bagi saya (menyaksikan dari bangku cadangan saat melawan Hull) dan saya sedikit frustrasi karena saya ingin sekali bermain di setiap pertandingan,” tutur Giroud. “Tetapi pelatih memberikan sebuah alasan yang tepat kepada saya agar tetap di bangku cadangan, karena akan jauh lebih baik bila kita beristirahat sejenak, namun saya sangat senang kami mampu memperoleh kemenangan di pertemuan itu.”

Giroud menambahkan: “Kami harus menunjukkan kemampuan terbaik di atas lapangan, karena ini merupakan salah satu upaya kami di musim ini dan tentu sangat menyenangkan bagi Nicklas dan atas kepercayaan dirinya. “Ketika kami berupaya untuk mengendalikan permainan kami, hal ini tentu tidak mudah bagi pihak lawan, karena mereka harus bertahan lebih dalam dan tentunya harus padu.” Sementara dalam kunjungannya ke stadion San Paolo, Arsenal wajib memetik sebuah kemenangan saat melawat tim besutan Rafafel Benitez, yang tentu berhasrat untuk memetik kemenangan penting dan meraih tiket ke babak 16 besar. Meski demikian, peluang The Gunners untuk berada di puncak klasemen Grup F tidak terbantahkan dan mereka kini unggul tiga angka dibandingkan Napoli dan tentu hasil imbang saja sudah cukup bagi mereka mengamankan posisi teratas dan menghadapi lawan yang lebih baik di babak berikutnya.

Bahkan kekalahan juga tidak mencoret  Arsenal dari babak 16 besar, namun tergantung hasil pertemuan antara Borussia Dortmund dan Olympique Marseille di pertandingan berikutnya. Sementara pelatih Arsene Wenger mengaku tidak ingin timnya tampil frustrasi dan kelelahan seperti saat menghadapi Everton, yang tidak mampu mempertahankan keunggulan sehingga gagal melebarkan jarak dengan peringkat kedua Liverpool. “Kami harus melupakan kekecewaan karena tim ini sudah bermain dengan semangat juang tinggi dan di setiap pertandingan hal itu selalu kami tunjukkan,” tutur Wenger. Pelatih asal Prancis itu sekaligus menegaskan bahwa titik fokus timnya tidak boleh melemah dalam berkonsentrasi menghadapi persaingan berikutnya, di mana mereka bakal menghadapi enam pertandingan sekaligus dalam rentang 21 hari.