Kontroversi Gol Everton Ke Arsenal

FBL-ENG-PR-ARSENAL-EVERTON

Kontroversi Gol Everton Ke Arsenal

Manajer Arsenal, Arsene Wenger mengklaim bhwa gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Gerard Deulefou yang membuat Everton selamat dari kekalahan itu tidak sah. Hasil imbang ini tentunya membuat Arsene Wenger sangat kecewa karena kesempatan mereka untuk semakin menjauhkan diri dari kejaran klub klub lain hilang. Arsenal kehilangan kesempatan untuk unggul 7 poin dari peringkat kedua pada liga Inggris kali ini. Everton menyamakan kedudukan pada menit ke 84 lewat pemain pinjaman dari Barcelona, Gerard Deulofeu. Gol ini membuat gol yang dicetak Mesut Ozil menjadi sia sia saja. Penampilan mengesankan Everton ini merupakan lanjutan dari penampilan kala mengalahkan Man United dikandang mereka untuk pertama kali sejak 21 tahun yang lalu.

Kala itu, Man United berhasil mereka jungkalkan dengan skor 1 – 0 lewat gol Bryan Oviedo. Arsene Wenger mengatakan bahwa ia tidak senang dengan taktik Everton yang memakai taktik pendekatan fisik. Kemudian dia juga mengatakan bahwa setelah melihat tayangan ulang, Gol Everton yang dicetak oleh Gerard Deulefeu itu tidak sah. Pasalnya, Arsene Wenger melihar Romelu Lukaku sudah terjebak Offisede  dalam gol yang menyamakan kedudukan tersebut. Manajer asal Prancis itu juga mengatakan bahwa Romelu Lukaku juga melakukan pelanggaran terhadap Laurent Koscielny dengan percoban tendangan balaik hanya beberapa detik sebelum gol Deulofeu tersebut. Arsene Wenger mengatakan

“saya pikir dia telah Offside dan ia membuat pelanggaran sebelum gol namun wasit tidak memberikan kami tendangan bebas. Tapi itu tidak berarti bahwa kita harus kemasukan gol karena itu. untuk Gerard Deulofeu, anda harus mmeberinya kredit. Dia mencetak gol dengan sangat baik. anda harus menerimanya.” Pada pertandngan itu, 4 pemain Everton menerima kartu kuning yang membuat Arsene Wenger tampak semakin gelisah dengan pendekatan fisik yang diusung oleh Roberto Martinez. Arsene Wenger mengatakan “ saya percaya masalahnya adalah bahwa mereka memberikan kita tekanan yang sangat baik pada kita. Ketika kita mendapat bola, mereka mencoba menghentikan aliran bola kami. Kami memliki masalah karena aliran bola kami tersendat. Mereka menghentikan kai dengan cara pelanggaran yang dilakukan oleh para pemain Everton. Dan saya yakin kelemahan mereka menerapkan tekanan tinggi adalah bahwa jika anda tidak memenangkan bola kembali, anda bisa kalah jumlah.

Untuk membuat pelanggaran tanpa hukuman wasit merupakan keuntungan besar tapi hal itu sangat jarang terjadi. Saya merasa secara keseluruahan ini mungkin menjadi masalah baru bagi Wasit Inggris karena semua klub pasti memainkan tekanan tinggi pada lawn dan tentu saja dengan syarat bahwa jika mereka tidak memenangkan bola, mereka harus melanggar pemain tersebut” Arsenal tentunya tidak bisa berleha leha lagi setelah penampilan melawan Everton ini karena Arsenal sudah harus ditunggu TOttenham Hotspur di ajang Piala FA