Judi Bola Inter Berharap Pada Striker Minim Pengalaman

Inter Berharap Pada Striker Minim Pengalaman

Inter Berharap Pada Striker Minim Pengalaman

Judi Bola – Ada suatu masa, di mana kepindahan Antonio Cassano musim panas ini ke Parma akan menjadi headline di media massa, sama dengan berita tibanya Carlos Tevez dan Fernando Llorente ke juara bertahan Juventus. Namun setelah satu musim di mana bekas striker Real Madrid ini mengalami nasib buruk di Inter dengan dirundung cedera dan bertengkar dengan pelatih Andrea Stramaccioni, Cassano saat ini menemukan dirinya dijual ke Parma – kemungkinan bersama Matias Silvestre – sekedar sebagai tambahan transfer Ishak Beldofil.

Saat Belfodil bergabung dengan Nerazzurri dari Parma dengan ditukar dua pemain dan sepuluh juta Euro, cukup tinggi untuk pemain berusia 21 tahun, Inter juga mendapatkan pemain bintang Sampdoria musim lalu Mauro Icardi. Pemain Argentina berusia 20 tahun ini bergabung dengan klub yang meraih peringkat sembilan di akhir musim lalu untuk uang yang digosipkan sebanyak 12.5 juta Euro. Jika info itu akurat, Nerazzurri telah mengeluarkan uang 22.5 juta Euro untuk membeli dua pemain yang belum teruji konsistensinya. Tambahkan harga Silvestre bila jadi, berapapun itu setelah musim yang buruk di San Siro, bila ditambah dengan bandrol Cassano, Inter telah membayar cukup banyak untuk kedua pemain muda tersebut.

Belfodil dan Icardi sebelumnya hanya bermain bagus satu musim bersama klub masing-masing. Belfodil misalnya, pemain Aljazair ini bermain dalam 33 pertandingan musim lalu, mencetak delapan gol. Jumlah itu delapan gol lebih banyak daripada musim-musim sebelumnya bersama Lyon dan Bologna. Icardi juga, meskipun membuat heboh media Italia, pemain Argentina U-20 itu juga punya latar belakang yang sama. Dia bermain tiga tahun bersama tim junior Barcelona, dan kemudian dijual ke Sampdoria untuk 400,000 Euro pada tahun 2011. Barulah pada musim lalu dia berhasil menembus tim utama dan berkat cedera dan performa menurun dari striker-striker Sampdoria yang lain, berhasil mencetak 11 gol dalam 33 pertandingan.

Ingatlah bahwa empat dari sepuluh golnya dicetak dalam kemenangan 6-0 Sampdoria atas klub papan bawah Pescara, dan setelah penampilan itu, Icardi hanya bisa mencetak tiga gol di bulan Februari hingga Mei. Belfodil juga sama, sering dalam waktu lama tidak mencetak gol, setelah awalnya bermain gemilang, dia hanya mencetak tiga gol setelah Natal. Pemain Aljazair ini bermain dalam 15 pertandingan tanpa gol, mulai 20 Januari hingga 19 Mei, mirip Icardi.

Mungkin pembelian kedua pemain ini merupakan investasi Inter untuk masa depan. Namun, di masa lalu, Nerazzuri lebih terkenal dengan membiarkan pemain mudanya pergi terlalu cepat, dan pemain itu malah menjadi bintang di klub lain. Bila musim depan keduanya bermain buruk, kemungkinan besar salah satu atau bahkan keduanya langsung dijual tahun depan. Judi Bola