Ian Holloway Ditunjuk Sebagai Manajer Milwall

Ian Holloway Ditunjuk Sebagai Manajer Milwall

Ian Holloway Ditunjuk Sebagai Manajer Milwall

Ian Holloway telah kembali dalam dunia manajerial setelah menandatangani kontrak sepanjang dua setengah tahun sebagai manajer Milwall. Pria berusia 50 tahun mengantarkan Crystal Palace untuk promosi ke Premier League melalui play off setelah delapan tahun absen di kancah persepakbolaan tertinggi Liga Inggris. Dia dipecat bulan oktober karena start the eagles yang buruk. Pada saat itu dia mengakui bahwa perasaannya sedang ‘kering’ dan dia membutuhkan waktu untuk mengisi ulang batereinya setelah tekanan yang begitu berat di Palace selama beberapa bulan terakhir. Namun sekarang dia merasa siap untuk kembali ke dunia manajerial.

Pembicaraan dengan Milwall telah berminggu-minggu dilakukan dan hasilnya disepakati hari Senin, dengan tantangan untuk membawa klub divisi Championship berprestasi lebih jauh. Tim barunya sedang berada diperingkat 21 pada kasta kedua tertinggi di liga inggris, satu poin diatas tim yang berada di tiga terbawah, Milwall juga hanya membukukan satu kemenangan dalam sembilan pertandingan disemua kompetisi sejak November. Manajer Milwall sebelumnya, Steve Lomas, sudah dipecat saat membawa timnya mengalami kekalahan empat gol melawan Watford di boxing day. Pada hari Sabtu lalu, Milwall juga dihabisi oleh tim League Two Southen United di babak ketiga Piala FA dengan skor 4-1.

Holloway yang pernah menyelamatkan Leicester dari zona relegasi di tahun 2008, juga pernah meraih sukses di Blackpool, Queens Park Rangers, dan plymouth Argyle, dia memulai karir manajerial di Bristol Rovers. Sabtu depan dia akan menjalani partai perdananya bersama Milwall saat melawan Huddersfield. Direktur Milwall, John Berylson, merasa bahwa dia telah menemukan orang yang tepat untuk membawa mereka ke peringkat yang lebih baik. Orang Amerika itu juga mendukung Holloway dengan menyediakan dana transfer bulan Januari. “Fakta bahwa kami mampu untuk menarik manajer sekaliber Ian beserta catatan karirnya yang gemilang adalah pengakuan bahwa tim kami memiliki potensi yang bagus, karena itu kami harus bekerja sama dan saling mendukung untuk bergerak lebih maju,” dalam pernyataannya.

“Dalam semangat kami untuk memberi ian kontrak dua setengah tahun, kami telah mendeonstrasikan level dari ambisi dan komitmen kami untuk kembali menjadi tim yang kompetitif di divisi championship, dan kami juga merasa tertantang untuk melangkah lebih jauh. “Kami tidak hanya mengkhayal dan membual, karena prioritas utama kami dibawah kepemimpinan Ian adalah mempertahankan status sebagai tim divisi championship. Manajer yang baru adalah orang yang berpengalaman dan kami juga memiliki skuad yang bertalenta yang belum memunculkan potensi terbaik sejauh musim berjalan. Dia akan menerima dukungan dari jajaran dewan direktur untuk memperkuat skuad secukupnya.” Tutupnya.