Agen Bola Piala Dunia Di Canio Kecam Cattermole Dan Bardsley

Agen Bola Piala Dunia Di Canio Kecam Cattermole Dan Bardsley

Agen Bola Piala Dunia Di Canio Kecam Cattermole Dan Bardsley

Agen Bola Piala Dunia Di Canio Kecam Cattermole Dan Bardsley – Hubungan Paolo Di Canio dengan pilar-pilar Sunderland tidak akan pernah damai. Apalagi setelah ia mengecam tiga mantan anak asuhannya. Baik Lee Cattermole dan Phil Bardsley, dianggap oleh ahli taktik asal Italia itu sebagai sosok yang ‘busuk’ dan belum lagi kecamannya terhadap kapten tim John O’Shea, yang dianggap olehnya ‘bermuka dua’. Di Canio, yang didepak oleh Sunderland pada September lalu ketika meninggalkan anak-anak asuhannya di dasar klasemen Liga Premier, menganggap pemain-pemain The Black Cats yang pernah dipinggirkan olehnya dicap ‘tidak profesional’.Agen Bola Piala Dunia Di Canio Kecam Cattermole Dan Bardsley – Cattermole dan Bardsley merupakan pemain kunci Sunderland di era kepemimpinan Gustavo Poyet, yang saat ini menjadi tim yang sulit dikalahkan, namun ketika Di Canio menjadi pemimpin dengan tangan dingin, kedua pemain itu tidak mendapatkan kesempatan yang banyak. “Kedua pemain itu (Cattermole dan Bardsley) sangat buruk – salah satu pemain yang tidak profesional yang pernah bekerja dengan saya,” kecam pelatih berusia 45 tahun, yang mungkin tidak sejalan dengan pola pikir kedua pemain tersebut. “Apa yang Bardsley lakukan pada tahun lalu ternyata membuatnya terlalu banyak berbicara. Bukti sebuah foto yang menunjukkan kalau dirinya sedang berada di lantai kasino dan ditutupi dengan tulisan 50 pound dan sekaligus menertawakan kekalahan tim di laga perdana merupakan bukti nyata yang diungkapkan kepada publik.

Agen Bola Piala Dunia Di Canio Kecam Cattermole Dan Bardsley – “Tidak mengejutkan jika pemain-pemain yang memiliki mental seperti itu yang tidak masuk ke dalam rencana saya. Salah satu alasan Sunderland bisa bertahan di divisi teratas pada musim lalu karena Cattermole mengalami cedera dan Bardsley juga tidak bermain banyak.” Di Canio juga mencoba melemparkan kritikan kepada mantan bek Manchester United, John O’Shea, dan mengutarakan kalau pemainnya itu bermuka dua dan tidak ada kata lain untuk menggambarkan sang pemain. “Saya sama sekali tidak menyukai orang yang bila diajak berbicara, tetapi matanya tidak menghadap anda,” tambah sang ahli strategi Italia tersebut. “Ia hanya bisa melontarkan permintaan maaf mengenai perilaku dari beberapa rekan-rekannya ketika menghampiri kantor dan mengatakan kepada saya sesuatu hal yang kurang berkenan mengenai mereka.

Agen Bola Piala Dunia Di Canio Kecam Cattermole Dan Bardsley – “Ini merupakan orang yang sama yang datang kepada saya ketika pertama kali mengambil alih klub dan kemudian berbicara banyak hal mengenai Martin O’Neill.” Sementara itu penyerang Steven Fletcher juga berada dalam tekanan yang sama ketika Di Canio masih berada di klub tersebut, setelah pemain berkebangsaan Skotlandia itu sama sekali tidak diperkenankan untuk tersenyum atau bercanda ketika sedang menjalani latihan. Di Canio mengatakan: “Pria ini sama sekali tidak memberikan contoh yang baik ketika sedang berlatih dan ia mencoba menanggapi sesuatu hal dengan tidak serius. Contoh panutan apa yang bisa diambil jika dalam kondisi seperti ini? Saya paling tidak suka jika ada orang yang bermain-main tanpa kejelasan di saat kami sedang berdiskusi secara seruius mengenai strategi permainan tim. Saya juga tidak senang ketika seseorag hanya bisa tersenyum dan tertawa ketika gagal menyarangkan bola, bagaimana bisa serius jika di sesi latihan saja sudah seperti itu.”

Agen Bola Piala Dunia Di Canio Kecam Cattermole Dan Bardsley – Di Canio juga mengklaim kalau diirnya mendapatkan dukungan dari mayoritas pemain-pemain lainnya ketika ia berada di sana dan hanya segelintir orang saja yang tidak menginginkan keberadaan saya di sana. “Di telepon saya, ada 14 pesan dari pemain yang memberikan dukungannya kepada saya,” klaim mantan pelatih Swindon tersebut. “Berbicara seperti mayoritas dari kebanyakan pemain yang telah bekerja dengan saya, dan mereka mengatakan sulit bekerja dengan Paolo, namun orang yang mengatakan itu tidak memiliki sikap profesional yang baik.”