Agen Bola Eksperimen Moyes Sebabkan United Tersungkur

Eksperimen Moyes Sebabkan United Tersungkur

Eksperimen Moyes Sebabkan United Tersungkur

Agen Bola – Beberapa minggu ini tak berlangsung menyenangkan di Old Trafford. Kepedihan atas kalah 1-4 atas Manchester City, dan kini harus kembali merasakan kekalahan di hadapan publik Old Trafford atas skuad West Bromwich Albion. Digulung oleh pasukan Steven Clarke ini membuat United tersungkur ke peringat 12 dengan koleksi 7 poin. Apa sebenarnya penyebab si setan merah kalah 1-2 dari klub papan tengah Liga Premier ini?

1. Anderson turun sejak awal laga

Anderson tak bermain buruk di laga lanjutan pekan keenam Liga Premier kemarin. Beberapa peluang bagus berhasil diciptakan pemain gelandang Brasil ini dengan tembakan-tembakannya. Tapi, menurunkan dirinya sebagai seorang starter dirasa bukanlah pilihan tepat. Pasalnya, Anderson tidak begitu jeli dalam membaca bola, ini membuat permainan berjalan lambat dengan bola beberapa kali tersendat di tengah lapangan.

2. Robin Van Persie di bangku cadangan

Boleh saja bila Moyes berkata bahwa MU dalam era transisi. Tapi keputusan serta eksperimennya termasuk riskan. Seperti kali ini, Moyes mendudukan Van Persie sebagai pemain cadangan dan mengedepankan Javier “Chicharito’ Hernandez. Pilihan yang cukup salah melihat bagaimana kinerja Chicharito.

3. Ego pemain tinggi

Ini sebenarnya adalah momok untuk skuad yang memiliki banyak pemain bintang bertalenta. Keinginan pemain untuk lebih unggul dari yang lain serta mencetak gol untuk dirinya sendiri pun sayangnya dialami oleh Manchester United. Contoh nyata di kubu setan merah adalah pada Luis Nani. Nani paling terlihat susah meredam egonya. Salah satunya adalah beberapa kali terlihat berusaha melontarkan bola ke arah gawang meskipun posisinya tak begitu baik, daripada mengoper bola pada pemain lain yang lebih mendapat ruang.

4. pertahanan tak tangguh

Salah satu buah dari eksperimen “masa transisi” Moyes adalah di lini pertahanan. Trio Alexander Buttner, Jonny Evans, dan Phil Jones dipilih oleh sang arsitek. Dilihat dari karakternya, mungkin lebih bijaksana bila Buttner bukan diposisi starter, tapi sebagai pengganti untuk Patrice Evra.  Pilihan pemain ini lah yang akhirnya membuat lini bertahan bekerja tak seefektif seharusnya. Memang pada akhirnya seperti yang dibilang Moyes, lini bertahan pun masih dalam kondisi transisi.

5. Hobi eksperimen David Moyes

Sepertinya terlihat jelas bahwa Moyes masih berusaha mendapatkan komposisi pemain terbaik untuk Manchester United. Padahal andai saja Moyes percaya pada pengaturan pemain yang dilakukan Sir Alex Ferguson, mungkin MU masih berpeluang meneruskan gelar juara yang didapat musim lalu. Ini cukup sulit, karena eksperimen Moyes dan masa orientasinya untuk dapat “berkenalan” lebih dalam dengan karakter punggawa Manchester United bisa-bisa membuat MU terpental jauh musim ini. Moyes boleh saja berkreasi, tapi lebih baik bila dilakukan kala melawan tim papan bawah. Menghadapi Manchester City dengan materi pemain coba-coba? Bukan pilihan pintar ya? Agen Bola